Prosedur Percobaan
2. Amati sinyal masukan (vi) pada osiloskop melalui kanal CH1 dan sinyal keluaran (vo) melalui CH2, serta gambarkan kedua sinyal Vmax dan Vmin beserta satuan masing-masing.
3. Ulangi prosedur seperti pada poin (1) dan (2) untuk rangkain seperti pada Gambar 3.7b
1. Hardware kembali
1. Analisa prinsip kerja rangkaian
Pada percobaan rangkaian clamper ini setiap komponennya memiliki pengaruh pada hasil yang didapatkan. Seperti kapasitor memberikan penambahanpada tegangan masukan sehingga kapasitor berperan dalam menentukan Vmax dan Vmin pada gelombang yang dihasilkan. Tegangan pada rangkaian berfungsi untuk mengantarkan arus, sehingga rangkaian dapat berjalan. Dioda beperan untuk menggeser gelombang pada hasil yang didapat, dikarenakan saat dioda menyearahkan arus terjadinya beda potensial yang menyebabkan terjadinya penggeseran (clamper) pada gelombang kedua. Percobaan rangkaianpenggeser (Clamper) memberikan penambahan pada tegangan masukan. Akibatnya, seolah-olah terjadi pergeseran (clamping) pada tegangan. Jikapenambahan komponen negatif, maka terjadi pergeseran tegangan ke bawah (negatively clamped), dan begitu pula sebaliknya, (positively clamped).
2. Apa pengaruh kapasitor pada rangkaian percobaan
2. Apa pengaruh kapasitor pada rangkaian percobaan
Kapasitor sangat berpengaruh pada rangkaian percobaan hal ini dapat dikethui dari rangkaian penggeser (Clamper) memberikan penambahan padategangan masukan. Selama setengah tegangan masukan Vin positif, dioda di-forward bias dan dalam kondisi konduksi, sehingga kapasitor akan terisidengan polaritas dan terjadilah proses pengisian kapasitor. Akibatnya, tegangan keluaran Vo akan sama dengan nol. Namun, selama setengah teganganmasukan Vin negatif, dioda di-reverse bias. Kapasitor akan mulai membuang tegangannya melalui tegangan keluaran Vo. Akibatnya, tegangan keluaran Vo akan sama dengan tegangan masukan Vin dikurang dengan tegangan buangan dari kapasitor. Jika dirancang bahwa waktu buangan kapasitor sangat lama, maka tegangan buangan dari kapasitor VC akan sama dengan tegangan masukan Vin maksimum. Disebabkan terjadinya proses pengisian dan pengosongan pada kapasitor. Pada saat kapasitor diisi atau dilewati arus yang menyebabkan timbulnya muatan atau beda potensial antar keping kapasitor. Dimana semakin terisi kapasitor oleh muatan maka waktu yang dibutuhkan untuk mengisi muatan hingga mencapai penuh semakin lama. Ketika muatan telah terisi penuh kemudian sumber tegangan diputus maka akan terjadi proses pengosongan. Dimana semakin sedikit isi kapasitor oleh hilangnya muatan, maka waktu yang dibutuhkan untuk mencapai keadaan muatan nol semakin lama.
3. Analisa output yang dihasilkan, melalui prinsip kerja rangkaian
Jika kapasitor bernilai positif maka kapasitor akan terisi dengan polaritas akibatnya terjadi proses pengisian pada kapasitor. Saat kapasitor bernilai negatif maka pada kapasior akibatnya tegangan keluaran Vo akan sama dengan tegangan masukan Vin dikurang dengan tegangan buangan dari kapasitor. Perbedaan antara rangkaian clamper positif dengan rangkaian clamper negatif terletak pada diodanya. Pada rangkaian clamper positif, katoda terletak di atas terjadilah bias mundur (reverse bias) yang menyebabkan terjadi open sircuit pada dioda.menyebabkan arus melewati hambatan 100 kiloohm. Hal ini menyebabkan nilai Vmin menjadi nol dan nilai Vmax yang didapatkan yaitu 15V. Sedangkan untuk rangkaian clamper negatif anoda yang terletak di atas. Sehingga terjadilah bias maju (forward bias), menyebabkan arus melewati dioda. Didapatkan nilai Vmin -15V dan nilai Vmax 0V.


Posting Komentar