Led dan Switch





1. Tujuan [Kembali]

Mempelajari bagaimana cara merangkai suatu rangkaian yang menggunakan mikrokontroler dan dihubungkan dengan LED dengan programnya.

2. Alat [Kembali]

2.1 Mikrokontroler PIC16F877A.


2.2 LED


2.3 Switch


2.4 Reisistor



3. Teori [Kembali]

3.1. Pengertian Mikrokontroler PIC 16F877A

PIC yang merupakan produk dari Microchip Technology, merupakan kepanjangan dari Peripheral Interface Controller memiliki arsitektur Harvard dan merupakan jenis RISC (Reduced Instruction Set Computing). Salah satu jenis mikrokontroler ini adalah PIC16F877A.

3.1.1 Fitur-Fitur PIC16F877A.

a. Memiliki Instruksi sebanyak 35 buah. 
b. Masing-masing instruksi dieksekusi dalam satu siklus mesin kecuali untuk instruksi percabangan yaitu dua siklus. 
c. Kecepatan operasi masukan clock dari DC hingga 20MHz.
d. Kapasitas memori program berukuran 8k x 14 words.
e. Kapasitas RAM 268 byte.
f. Kapasitas memory EEPROM berukuran 256 byte.

3.1.2 Pin Out PIC16F877A.

-Memiliki 5 PORT I/O (PORTA 6 pin, PORTB 8 pin, PORTC 8 pin, PORTD 8 pin, PORTE 3 pin).
-Memiliki 3 buat timer 
-Memiliki 2 buah keluaran PWM. 
-Komunikasi serial singkron menggunakan SPI dan I2C.
-Komunikasi USART.

3.1.3 Pemograman PIC16F877A.

Pemograman PIC ini diprogram menggunakan bahasa C dan dapat menggunakan kompiler MikroC for PIC yang dapat didownload di situs resminya. 



3.1.4 Rangkaian Dasar Sistem Mikrokontroler PIC16F877A.

Di gambar dapat dilihat bahwa rangkaian dasar dari sistim mikrokontroler biasanya menggunakan rangkaian crystal sebagai clock atau oscilator eksternal sebagai jantung untuk memberikan kecepatan eksekusi dari mikrokontroler tersebut. Pada gambar juga terdapat rangkaian reset yang digunakan untuk memulai dari awal kembali program yang kita jalankan pada mikrokontroler ini.



3.2. Pengertian LED

Light Emitting Diode atau sering disingkat dengan LED adalah komponen elektronika yang dapat memancarkan cahaya monokromatik ketika diberikan tegangan maju. LED merupakan keluarga Dioda yang terbuat dari bahan semikonduktor. Warna-warna Cahaya yang dipancarkan oleh LED tergantung pada jenis bahan semikonduktor yang dipergunakannya. 


4. Rangkaian [Kembali]


5. Program [Kembali]

 VOID MAIN (VOID)
{
PORTB=0X00;
TRISB=0X00;
PORTD=0X00;
TRISD=0X03;
WHILE(1)
{
IF(PORTD.RD0==1,PORTD.RD1==1)
{
PORTB=0X81;
DELAY_MS(100);
PORTB=0X42;
DELAY_MS(100);
PORTB=0X24;
DELAY_MS(100);
PORTB=0X18;
DELAY_MS(100);
}
ELSE IF(PORTD.RD2==1,PORTD.RD3==1)
{
PORTB=0XFF;
DELAY_MS(100);
PORTB=0X00;
DELAY_MS(100);
PORTB=0XFF;
DELAY_MS(100);
PORTB=0X00;
DELAY_MS(100); 

PORTB=0XFF;
DELAY_MS(100);
PORTB=0X00;
DELAY_MS(100);
PORTB=0XFF;
DELAY_MS(100);
PORTB=0X00;
DELAY_MS(100);
BREAK;
}
}


6. Flowchart [Kembali]






7. Video Simulasi [Kembali]





SIMULASI RANGKAIAN KLIK : HTTPS://YOUTU.BE/NAAVRQ8A3OE






Posting Komentar